Model Senior Tampil Memeragakan Koleksi Iwan Tirta

KOMPAS IMAGES/BANAR FIL ARDHI Model senior Citra Nartomo, Ria Juwita, dan Sarita, melenggang kembali di atas Kamis, 24/3/2011 | 10:16 WIB JAKARTA, KOMPAS.com – Sebuah peragaan busana digelar untuk mengapreasiasi karya maestro batik Indonesia, Iwan Tirta. Event bertajuk “The Retrospespective” ini digelar di Multi Function Hall, Plaza Indonesia, Jakarta, Rabu (23/3/2011) lalu, dalam rangka perayaan ulang tahun mall tersebut. The Retrospective menampilkan varik dalam organza, salah satu inovasi yang pernah dibuat sang maestro selain batik sutera yang lebih dulu ia buat. Model-model senior seperti Ria Juwita, Citra Nartomo, Dhanny Dahlan, Sarita Thaib, dan Nisye Yunus, tampil kembali di atas runway dengan begitu elegan, membawakan beberapa rancangan Iwan Tirta yang dikoleksi secara pribadi. Dhanny Dahlan, misalnya, memamerkan dua gaun yang dikoleksinya, yaitu mini dress dengan motif Hokokai, motif batik peranakan yang muncul pada zaman penjajahan Jepang. Motif yang sama juga muncul dalam bentuk cropped jacket berbahan sutera satin, dipadukan dengan rok tumpuk organza. Koleksi pribadi Iwan Tirta juga ditampilkan, berupa two-piecesbermotif Sawunggaling yang dipadukan dengan teknik jumputan khas Palembang. Kemudian, Chossy Latu -designer yang pernah bekerja sama dengan Iwan Tirta- menampilkan koleksi coat batik organza yang pernah ia buat bersama sang maestro. Ada pula motif Nitik yang klasik, serta motif Lokcan atau Phoenix snag pembawa keberuntungan. Sebagai salah satu rangkaian dalam acara “A Tribute To Iwan Tirta” digelar pula koleksi Flapperwork, yang mengambil inspirasi gaya flapper pada dekade 20-an. Masih di tempat yang sama, bolero, balloon dress, dan celana jodhpur, mewarnai koleksi Flapperwork. Aksen tassel, gold coin, dan juga bells, memperkuat gaya flapper yang meriah. Banyak dijumpai tabrak motif pada koleksi Flapperwork. Misalnya motif bunga anggrek yang cantik sebagai coat, dipadukan dengan long dress bermotif burung kesayangan raja, Sawunggaling. Pada koleksi lain, salah satu motif kuno Jlamprang muncul...

5 Cara Merawat Sweater | SeragamOnline.com

Selasa, 19/10/2010 KOMPAS.com – Saat musim hujan seperti ini, Anda pasti akan sering membutuhkan jaket atau sweater. Selain untuk menghangatkan tubuh, jaket atau sweater juga bisa mendongkrak penampilan. Namun Anda perlu hati-hati merawat sweater, karena potensinya untuk menyusut dan memudar. Berikut adalah lima tips untuk menjaga sweater Anda tetap awet, dan penampilannya selalu tampak seperti baru. 1. Jangan menggantung sweater pada hanger Gravitasi akan memisahkan serat-serat dan mengubah pola rajutan sweater dari waktu ke waktu. Ketika digantung, bentuk sweater akan berubah pada bagian lengan, pundak, dan lehernya. Lipat sweater Anda, dan simpan di dalam kotak kayu, kanvas, atau kemasan karton, sehingga memiliki akses ke udara, tetapi terhindar dari ngengat. Dengan cara ini Anda akan dapat menjaga bentuk dan baunya yang segar setelah mencucinya. 2. Sikat benang-benang yang berhamburan Karena sering tergesek-gesek, serat dan benang pada sweater bisa berhamburan, membentuk bola-bola kecil. Akibatnya, sweater pun jadi terlihat bulukan. Untungnya benang-benang ini dapat dihapus dengan mudah dengan tangan, dengan sikat pakaian, atau pencukur listrik, yang pada dasarnya mengelupas kain, sehingga tampak halus dan baru lagi. Bila Anda tidak memiliki salah satu dari alat tersebut, coba sikat rambut atau sisir. 3. Beri kamper Ngengat suka memakan wol, bahan utama pada kebanyakan sweater. Untungnya, aroma kayu cedar yang cenderung manis bisa mencegah ngengat merajalela. Untuk mencegah hama ini memakan habis pakaian Anda, batasi tempat penyimpanan sweater dengan kayu cedar, atau lemparkan kamper pada lemari Anda. 4. Jangan menunggu sampai rusak Begitu ada kancing yang longgar atau terlihat ada robekan kecil muncul di kain rajutan Anda, pakaian akan beresiko terurai, atau setidaknya membuat robekan menjadi lebih besar. Sebagian besar sweater menyediakan benang tambahan untuk perbaikan kecil,...

Dress Cantik Si Tubuh Bentuk Pir

::: HUBUNGI KAMI UNTUK PESANAN SERAGAM PERUSAHAAN ATAU INSTANSI ANDA Kami akan dengan senang hati melayani pesanan seragam kerja dimana pun Anda berada BERAPAPUN PESANAN BAJU SERAGAM ANDA SEGERA HUBUNGI KAMI KAMI AKAN BANTU SOLUSI UNTUK PEMESANAN SERAGAM ANDA. Telp. / WA 0817-6323644, www.SeragamOnline.com ::: Bentuk tubuh pir bisa mengambil inspirasi dari dress Scarlett Johansson yang menyempit di bagian pinggang (kiri), berornamen di dada dan minim detail di bawah ala Lucy Liu (tengah), dan berdetail lingkar leher seksi (kanan). Sabtu, 19/2/2011 KOMPAS.com – Jika Anda salah satu yang beruntung memiliki bentuk tubuh pir, berarti Anda memiliki lebar pundak yang lebih kecil ketimbang lebar pinggul Anda. Bentuk tubuh ini, secara umum, memiliki leher yang kecil, pundak sempit, payudara mungil, pinggang yang berlekuk, dan bagian pinggul lebar, serta paha tebal. Bukan hal yang mudah untuk mencari busana yang tepat untuk bentuk tubuh ini, kalau salah, malah membuat tubuh terlihat kurang cantik. Untuk bentuk tubuh seperti ini, sebaiknya pilih busana yang menitikberatkan pada bagian tubuh Anda yang paling menarik; pinggang kecil, serta meminimalkan penampilan pinggul besar serta paha tebal. Berikut ini pilihan busana yang direkomendasikan untuk pemilik bentuk tubuh pir: 1. Detail pada bagian atas, serta minim detail di bawah Bagian perut yang ramping membuat pemilik tubuh ini bisa mencari busana dengan detail bervolume di bagian atas, seperti ruffle, lipit, ornamen, dan lainnya. Sebaliknya, pastikan bagian bawah dress atau pakaian Anda bebas dari ornamen atau tambahan detail. 2. Utamakan lekuk pinggang Pemilik tubuh bentuk pir biasanya memiliki pinggang yang ramping dan mungil, utamakan bagian tersebut, lalu berikan ruang pada paha dan pinggul. Dress yang memeluk bagian pinggang akan menarik perhatian ke arah sana, memberi kesan seksi...

Celana Lebar Bakal Tren di 2011

Celana wide-legged yang terinspirasi tahun 70-an diperkirakan akan tren kembali di 2011. ..:: Informasi Baju Seragam Murah Hubungi Adjie Sutardi Telp. / WA 0817-6323644. SeragamOnline.com lini bisnis dari CV. Mustika Sukses Mandiri, suplier baju seragam terlengkap dan terpercaya, siap memproduksi aneka jenis pakaian seragam kantor, PDH, PDL, seragam promosi, kaos seragam, jas, blazer, dll ::.. Senin, 7/2/2011 | 12:15 WIB KOMPAS.com – Tahun lalu, celana jegging dan skinny sempat merajai tren dan jadi pilihan untuk sekian lama. Tahun 2011 ini, beberapa desainer papan atas melirik celana yang lebih nyaman dikenakan, celana lebar, atau yang dikenal dengan wide-legged dari bahan denim. Desainer-desainer papan atas, seperti Monique Lhuillier, Dries Van Noten, Derek Lam, Celine, hingga merek-merek celana jins kenamaan, seperti GAP, J Brand, dan lainnya mulai menampilkan celana-celana wide-leg pada koleksi Spring/Summer 2011 ini. Celana wide-legged sempat menjadi bintang tren besar di tahun 1970-an. Tergantung dengan padanannya, celana wide-legged bisa membuat si pemakai terlihat santai, formal, sekaligus seksi. Apalagi celana wide-legged tipe high-waist yang memeluk dan membentuk torso. Untuk beberapa bulan ke depan, carilah inspirasi denim yang terinspirasi tahun 70-an. Entah itu full flare (pas di bokong, pelebarannya dimulai dari bagian bawah bokong), wide-leg (yang melebar mulai dari lutut), terserah Anda. Pastikan Anda memilih dua hal; siluet mid/high-waisted, serta warna yang bersih detail-detail berlebihan, seperti lubang, sobekan, atau kesan worn (warna pudar), cari warna monokromatik. Pada gambar di foto paling kiri, contoh cara padu padan dari Derek Lam yang menggunakan high-waisted denim padanan linen/katun/lycra dengan siluet tinggi yang dipadankan dengan blus sutera krep yang dimasukkan ke dalam celana. Kesan yang diberikan cukup santai, formal, tetapi seksi, seperti effortless. NAD Editor: Nadia Felicia Sumber:...

Seksi dan Simple

::: Informasi Baju Seragam Murah Hubungi Adjie Sutardi Telp. / WA 0817-6323644. SeragamOnline.com suplier baju seragam terlengkap dan terpercaya, siap memproduksi aneka jenis pakaian seragam kantor, PDH, PDL, seragam promosi, kaos seragam, jas, blazer, dll ::: MAKASSAR,UPEKS— Celana super pendek alias hot pants saat ini sudah menjadi trend di kalangan untuk tampil casual dan modis di berbagai aktivitas. Tidak melulu hanya dipakai saat santai ketika berada di rumah. Hot pants yang pernah booming di tahun 1980-an, kini sudah biasa kita lihat dimana-mana. Sensasi yang ada pada hot pants membuat si pemakainya akan tambah ‘pede apalagi yang bentuknya lebih ketat and super pendek. Untuk sekarang ini, Misalnya, sekarang ini banyak gadis remaja yang sudah tidak malu lagi menggenakan hot pants yang super pendek dan ketat berjalan dengan Pede nya di pinngir jalan,pantai,mall dan lain lain. Tapi ada satu hal yang mesti diingat, kalau memakainya perlu disesuaikan juga dengan tempatnya. Pantas atau tidaknya memilih mode fashion ini dengan wajar terutama bagi yang mau fashionable, hal ini penting demi menjadi yang tercantik. Hot pants kerap kali dipilih wanita yang ingin bergaya muda, punya rasa percaya diri tinggi, atau hanya sekedar ingin pamer kaki jenjangnya. Tak semua cewek pede menggunakan hot pants, karena memakai celana sependek beberapa senti meter di atas lutut ini bisa jadi sasaran ‘pencuci mata’ lawan jenis, karena modelnya yang provokatif, seksi, dan menggoda. Entah apapun anggapan di balik ‘Hot pants’, yang pasti cewek yang memakai Hot pants tetap percaya diri dan enjoy pamer kaki-kaki cantik mereka. Hot pants memang bisa dibilang hanya sekadar celana pendek. Tapi dalam perkembangan dunia fashion, hot pants ini juga mengalami berbagai inovasi produk. Sehingga, banyak...