Padu Padan untuk Resmi dan Santai ala Meccanism

Editor : Nofik Lukman Hakim –  Minggu, 02/07/2017 83   Padu Padan untuk Resmi dan Santai ala Meccanism. Foto-foto : Meccanism Dunia modest fashion terus berkembang. Sejumlah brand milik artis Tanah Air  membuka gerainya di daerah. Seperti brand Meccanism milik Zaskia Adya Mecca di Solo. Saat ditemui di butiknya, sang owner  Meccanism Solo, I Dewa Ayu Made Dwi Widiasar mengatakan untuk Meccasnism memang sangat unik. Semua desain baju adalah apa yang menjadi kesukaan dari istri dari Hanung Bramantyo tersebut. Mulai dari cutting hingga warna yang selalu digandrungi baik remaja maupun dewasa. Untuk selera customer, Widi mengaku biasanya yang kerap dicari adalah pakaian yang santai namun masih bisa digunakan untuk acara resmi.Selain itu dengan banyaknya pilihan warna yang kebanyakan bernuansa kalem, customer dapat mix and match dari jilbab,  atasan hingga bawahan yang akan dikenakan.“Kalau bikin baju yang khusus untuk acara resmi ya sayang juga kalau nggak bisa dipakai harian. Maka dari itu, kami biasanya memproduksi barang yang bisa digunakan untuk keduanya,”kata wanita yang kerap disapa Widi ini. Widi menjelaskan bahan yang biasa digunakan adalah katun dan kaus texture. Sementara untuk model-model baju biasanya adalah seperti cardigan, kaus atasan dan kemeja yang digunakan khusus acara resmi. Pemakaian kemeja dengan bahan katun wolf crap ini biasanya digunakan untuk mereka yang hendak mendatangi hajatan atau acara resmi lainnya namun tidak mau terlihat terlalu monoton. “Biasanya mereka yang nggak mau ribet tinggal pakai kemeja sama bawahan aja. Dari situ pun mereka juga bisa terlihat lebih muda,”kata dia.Dikatakan Widi bawahan yang dikenakan untuk kemeja tersebut pun bermacam-macam. Seperti rok, celana kulot bahkan saat ini ya ng masih tetap digandrungi yakni paduan antara celana dan rok....

Tren busana muslim Lebaran tahun ini akan lebih minimalis

::::: Order Seragam Kantor Murah Hubungi Adjie Sutardi Telp. 0817-6323644 (WA) ::::: Jakarta (ANTARA News) – Perancang busana muslim, Ria Miranda, memperkirakan tren busana muslim pada Lebaran tahun ini akan lebih minimalis. “Tahun 2014 ini akan lebih minimalis, jilbab bertumpuk-tumpuk udah enggak dipakai lagi, orang-orang sudah bisa mix and match. Mereka sekarang ini cenderung ingin lebih tampil simple,” katanya di sela acara peragaan busana muslim di Jakarta, Rabu. “Lebih minimalis lebih cantik,” tambah dia. Menurut Ria, padu-padan motif atasan dan bawahan dengan model sederhana akan menjadi tren dan warna-warna kalem akan lebih disukai dibandingkan warna-warna cerah. Selain itu, ia menambahkan, orang yang lebih banyak memilih bahan yang nyaman seperti katun, chiffon dan satin. “Bahan udah banyak berubah, sekarang bahan yang dipakai jauh lebih nyaman, seperti katun, chiffon,” ujarnya. Editor: Maryati Pewarta : Lia Wanadriani Santosa Sumber:...

Hadiri Fashion Week, Andien Ingin Kenalkan Batik Indonesia

Kapanlagi.com – Diundang menghadiri acara Fashion Week di Amerika membuat Andien ingin menonjolkan ciri khas dari Indonesia. Rencananya, ia akan membawa baju batik saat bertolak ke New York, tempat acara itu dihelat. Menurutnya, batik sangat cocok dengan New York yang berwarna-warni. Apalagi di bulan ini negeri Paman Sam sedang mengalami musim Summer. “Aku bawa batik, di sana kan lagi summer. Sempat mikir, kalau New York kan lebih warna warni. Jadi aku pikir bawa sesuatu yang Indonesia banget,” kata Andien saat ditemui di Kawasan Kebon Jeruk Jakarta Barat, Jumat (30/8). Kendati demikian, ia belum sempat mempersiapkan segala sesuatu untuk acara tersebut. Sampai saat ini Andien baru menyiapkan gaya rambut barunya. “Persiapannya jujur saja belum. Paling aku hair stylist untuk di sana, mengingat jadwal aku enggak sempet ini itu,” katanya lagi. Hal ini terlihat di mana Andien kini tampil dengan potongan rambut pendek. “Baru potong rambut pendek. Tapi tetap akan menjadi seperti aku, enggak yang gimana-gimana,” tandasnya kemudian tersenyum. Sumber: KapanLagi.com ::: Order Seragam Murah Contact Adjie Sutardi Telp. 0817-6323644 atau kunjungi...

Corak Batik Musim Semi lewat Motif Floral

:: Baju Seragam Murah di SeragamOnline.com Telp. 0817-6323644 (WA) :: TEMPO.CO, Solo-Kekayaan motif batik nusantara seakan tidak akan habis digali. Salah satu produsen batik ternama, Batik Keris kembali memamerkan rancangan busana batiknya. Mereka memamerkannya di Diamond Convention Center Solo, Sabtu malam 25 Mei 2013. Mereka memamerkan sejumlah rancangan busana bertema blooming atau musim semi. Sesuai tema, mereka menampilkan busana dengan warna cerah dipadukan dengan batik motif floral yang segar, seperti dedaunan dan bunga. Busana yang ditampilkan dalam peragaan itu terbagi atas lima kategori, yaitu profesional, koleksi, keluarga, remaja dan anak. Tentu saja, masing-masing kategori memiliki karakter rancangan yang berbeda. Untuk busana kerja atau profesional, Batik Keris menggunakan rancangan konvesional. Kebanyakan menggunakan ragam motif batik tradisional seperti sekar jagad dan mega mendung. Warna yang digunakan adalah warna-warna sogan yang cenderung gelap. Sedangkan desain pakaian juga cukup sederhana. Pilihan desain itu membuat motif batik yang digunakan terlihat menonjol. Penggunaan busana bawah dengan warna yang cukup kontras membuat pakaian kerja itu terlihat lebih segar. Busana kategori koleksi menggunakan bahan sutera yang dibatik dengan teknis batik tulis. Rancangannya cukup elegan dengan penambahan sejumlah asesoris seperti manik-manik serta kain sifon. Warna-warna cerah membuat pakaian itu lebih cocok digunakan untuk kegiatan semiformal. Warna warni yang cerah juga digunakan untuk rancangan pakaian remaja. Rancangannya menggunakan motif konvensional yang cenderung abstrak. Desain yang digunakan menghilangkan anggapan bahwa batik tidak cocok untuk dipadukan dengan celana jeans. Batik keris juga masih mengandalkan motif batik dengan hiasan karakter tokoh kartun Disney untuk rancangan mereka. Perusahaan tersebut memang telah memegang lisensi dari Disney sejak tahun lalu. “Rancangan pakaian ini dikerjakan oleh para desainer internal perusahaan,” kata Komisaris Batik Keris, Lina Hadianto. Mereka...

Fenomena Batik Bola

Batik Bola….yup benar batik bola, sebuah primadona baru di dunia perbatikan yang kini sedang menjadi wabah baru yang sedang melanda masyarakat. Batik yang dulu bercorak tradisional dan vintage , kini di tangan para pengusaha batik muda kota Solo menjadi sebuah batik modern dan bercita rasa muda. Dengan mencantumkan logo-logo klub sepak bola mancanegara dan didominasi warna warna cerah, Batik bola langsung mendapat tempat di hati anak muda penggemar sepak bola. Para anak muda yang dahulu agak alergi jika harus mengenakan Batik, kini seolah sangat bangga menggunakan Batik yang bernuansa klub sepak bola yang sangat digemarinya. Walaupun tidak dipungkiri bahwa keberadaan Batik Bola saat ini tidak akan bertahan lama, tetapi apresiasi tinggi patut kita berikan kepada pengusaha pengusaha muda di bidang batik yang telah berinovasi mengkreasikan dan mengkombinasikan Batik dengan logo klub sepak bola mancanegara sehingga batik tersebut dapat diterima oleh semua kalangan masyarakat dan membuat batik lebih bernilai jual. Berdasarkan sumber yang diterima bahwa keberadaan batik bola di kota solo sudah ada sejak setahun yang lalu. Dimana pada awalnya konsep Batik Bola ini dicetuskan oleh seorang pengusaha muda generasi kedua di bidang batik yang menjadi seorang tifosi atau fans dari sebuah klub sepakbola mancanegara. Dahulu produksi batik ini hanya disekitar fans klub sepak bola tertentu kini batik bola sudah menjadi fenomena baru di dunia fashion batik. Walaupun diawal kemunculannya sempat dianggap menabrak pakem dan aturan yang ada, namun kini batik bola khas solo sudah mendapat tempat di kalangan masyarakat. Untuk harga sebuah batik bola dengan bahan kwalitas B masyarakat cukup merogoh kocek rata rata Rp 75 ribu rupiah, sedangkan untuk bahan kwalitas A harga yang dipatok oleh penjual rata...