Fenomena Batik Bola

Batik Bola….yup benar batik bola, sebuah primadona baru di dunia perbatikan yang kini sedang menjadi wabah baru yang sedang melanda masyarakat. Batik yang dulu bercorak tradisional dan vintage , kini di tangan para pengusaha batik muda kota Solo menjadi sebuah batik modern dan bercita rasa muda. Dengan mencantumkan logo-logo klub sepak bola mancanegara dan didominasi warna warna cerah, Batik bola langsung mendapat tempat di hati anak muda penggemar sepak bola. Para anak muda yang dahulu agak alergi jika harus mengenakan Batik, kini seolah sangat bangga menggunakan Batik yang bernuansa klub sepak bola yang sangat digemarinya. Walaupun tidak dipungkiri bahwa keberadaan Batik Bola saat ini tidak akan bertahan lama, tetapi apresiasi tinggi patut kita berikan kepada pengusaha pengusaha muda di bidang batik yang telah berinovasi mengkreasikan dan mengkombinasikan Batik dengan logo klub sepak bola mancanegara sehingga batik tersebut dapat diterima oleh semua kalangan masyarakat dan membuat batik lebih bernilai jual. Berdasarkan sumber yang diterima bahwa keberadaan batik bola di kota solo sudah ada sejak setahun yang lalu. Dimana pada awalnya konsep Batik Bola ini dicetuskan oleh seorang pengusaha muda generasi kedua di bidang batik yang menjadi seorang tifosi atau fans dari sebuah klub sepakbola mancanegara. Dahulu produksi batik ini hanya disekitar fans klub sepak bola tertentu kini batik bola sudah menjadi fenomena baru di dunia fashion batik. Walaupun diawal kemunculannya sempat dianggap menabrak pakem dan aturan yang ada, namun kini batik bola khas solo sudah mendapat tempat di kalangan masyarakat. Untuk harga sebuah batik bola dengan bahan kwalitas B masyarakat cukup merogoh kocek rata rata Rp 75 ribu rupiah, sedangkan untuk bahan kwalitas A harga yang dipatok oleh penjual rata...

Trik Berbusana Ibu Bekerja

Kenakan rok yang panjangnya membuat Anda bisa bergerak leluasa tanpa takut (kiri), cari tas yang cukup besar untuk membawa segala “senjata” (tengah), kardigan bisa jadi pilihan penghangat tubuh yang gaya ketimbang sweater (kanan).  ** Informasi Baju Seragam Murah Hubungi Adjie Sutardi Telp. 0817-6323644 (WA) ** KOMPAS.com – Semua ibu masa kini pasti sibuk. Entah itu sibuk dengan kegiatan di rumah maupun yang juga aktif dengan pekerjaan kantoran atau punya usaha sendiri, pasti punya kesibukan. Ibu yang juga merangkap wanita karier lebih mudah ketahuan, biasanya, ia bisa menenteng berbagai macam hal sekaligus, misal, laptop dengan kantung belanjaan, dan lainnya. Wanita-wanita bekerja yang juga seorang ibu seakan memiliki dua dunia yang menyatu. Tak sedikit ibu sekaligus wanita karier ini di siang harinya menghadiri rapat direksi, sorenya menghadiri rapat orangtua murid dengan sekolah anaknya. Para ibu bekerja tak punya waktu banyak. Ia harus pandai mengatur waktu dan bersikap praktis, termasuk dalam hal memadupadankan busana. Supaya tidak repot, berikut ini adalah beberapa poin yang bisa membantu Anda, para ibu hebat yang superaktif untuk menghemat waktu tanpa harus mengorbankan gaya: 1. Kurangi busana one-piece Tak perlu terlalu banyak membeli dress, jumpsuit, atau busana one piece lainnya, karena Anda hanya bisa mengenakannya sesekali saja. Orang akan langsung menyadari ketika Anda mengenakan busana one-piece, karena cukup ikonik. Satu kali pakai, dan Anda harus langsung mencuci pakaian tersebut, pun, jarang bisa dikenakan berkali-kali. 2. Blazer dan jaket Blazer dan jaket formal adalah cara terbaik untuk menciptakan kesan profesional di atas rok ataupun celana. Plus, jika Anda mengganti bawahannya dengan jins atau legging, blazer atau jaket pun akan langsung terlihat seru dan chic. Pilih jaket atau blazer dengan warna solid (satu warna), berpotongan pas tubuh, dan...

Tips Memilih Pakaian | SeragamOnline.com

Apabila Anda akan membeli pakaian baik itu kemeja, seragam, kantor, kaos t-shirt, model polo shirt. Usahakan merasakan bahan kainnya, minimal pada lengan. Setelah kita merasakan bahan tersebut, jika bahan tersebut terasa : Dingin dan kering itu adalah effect dari bahan katun yang lebih banyak, dan disarankan untuk cuaca panas, dan perawatannya paling gampang bisa dijemur langsung di bawah matahari, disetrika suhu panas. Dingin, kering dan lebih gampang kusut adalah biasanya terbuat dari bahan serat tanaman: nanas, agave. Kebanyakan nama bahannya adalah linen, bahan ini masuk bahan agak mahal, jika membeli perlu penganan khusus pada saat penyimpanan misalnya harus digantung sehingga tidak kusut sewaktu mau dipakai. Kita harus hati-hati juga merawat aksesoris pakaian (termasuk aksesoris grosir, aksesoris import, dsb) Dingin atau sangat dingin agak lengket: hati-hati, bahan ini lebih banyak polyester (serat sintetis) ketika kita pakai di tempat dingin maka akan terasa dingin, namun ketika di tempat panas akan panas juga dan tak menyerap keringat sebaik katun, biasanya kain ini banyak beredar karena penampilannya yang menggoda, misalnya mengkilap. perawatan tidak menuntut ekstra kecuali karena warna. Jika membeli pakaian dengan warna warna mencolok/cerah terutama warna merah, biru/hijau, orange sebaiknya pada saat pencucian pertama, kedua, ketiga dipisahkan dari pakaian lain, karena warna-warna terebut lebih beresiko luntur. Begitu juga dengan warna aksesoris pakaian lainnya (aksesoris grosir atau aksesoris import). Jika sehabis membeli pakaian (termasuk pakaian import maupun pakaian grosir) tidak disarankan langsung dipakai, sebab dari proses pemintalan benang sampai proses akhir jahitan , proses pencucian sangat jarang dan hampir bisa dikatakan tidak dilakukan, sehingga bahan kimia dan kotoran saat proses sangat besar beresiko terhadap tubuh dalam jangka waktu lama. Jika ada petunjuk perawatan, biasanya...

Langkah Genit Berbalut Gaun Mullet

Gaun ini mengadaptasi gaya rambut rockstar era 1980-an VIVAnews – Masih ingat gaya rambut mullet ala rockstar tahun 1980-an? Gaya rambut asimetris, dengan potongan cepak di atas dan panjang di bagian belakang, ini tampaknya tengah menginspirasi sejumlah desainer mencipta tren fashion terkini. Tengok saja koleksi rumah mode sekelas Stella McCartney, Marchesa dan Chanel. Gaun-gaun asimetris hilir mudik di sejumlah panggung peragaan busana yang mereka gelar. Dengan pakem desain yang asimetris, gaun mullet akan menonjolkan karakter unik sang pemakai. Gaun ini umumnya dikenakan untuk acara-acara formal, tanpa mengesampingkan estetika busana. Di karpet merah Cannes Film Festival, Mei silam, sejumlah artis Hollywood terlihat percaya diri dengan balutan gaun mullet.  Sebut saja Hailee Steinfeld yang memukau dengan gaun perunggu rancangan Stella McCartney. Juga supermodel Miranda Kerr dan Rachel McAdams yang berbalut rancangan Marchesa. Tak ketinggalan Lady Gaga. Sebagai penyanyi yang memiliki gaya nyeleneh dan nyentrik, ia turut menyemarakkan tren fashion mullet. Dengan mullet hitam rancangan Thierry Mugler, ia cukup menjadi incaran fotografer di CFDA Awards beberapa waktu lalu. Melalui rumah mode Chanel, Karl Lagerfeld pun mengirim gaun mullet untuk dipakai Emma Stone pada Vanity Fair Oscars, February silam. Pada fashion show Chanel Haute Couture di Paris, gaun mullet koleksi Chanel juga tampak membalut tubuh seksi Diane Kruger. Tentu saja, gaun mullet ini tidak hanya dapat digunakan para artis di karpet merah. Anda pun dapat menggunakannya karena desain gaun ini tidak hanya dimiliki rumah-rumah mode ternama, tetapi juga rumah mode sekelas Topshop. (umi) Sumber : VIVAnews Butuh Seragam Untuk Kantor Anda? Hubungi Adjie Sutardi Telp. 0817-6323644 (WA). SeragamOnline.com suplier baju seragam terlengkap dan...

Model Senior Tampil Memeragakan Koleksi Iwan Tirta

KOMPAS IMAGES/BANAR FIL ARDHI Model senior Citra Nartomo, Ria Juwita, dan Sarita, melenggang kembali di atas Kamis, 24/3/2011 | 10:16 WIB JAKARTA, KOMPAS.com – Sebuah peragaan busana digelar untuk mengapreasiasi karya maestro batik Indonesia, Iwan Tirta. Event bertajuk “The Retrospespective” ini digelar di Multi Function Hall, Plaza Indonesia, Jakarta, Rabu (23/3/2011) lalu, dalam rangka perayaan ulang tahun mall tersebut. The Retrospective menampilkan varik dalam organza, salah satu inovasi yang pernah dibuat sang maestro selain batik sutera yang lebih dulu ia buat. Model-model senior seperti Ria Juwita, Citra Nartomo, Dhanny Dahlan, Sarita Thaib, dan Nisye Yunus, tampil kembali di atas runway dengan begitu elegan, membawakan beberapa rancangan Iwan Tirta yang dikoleksi secara pribadi. Dhanny Dahlan, misalnya, memamerkan dua gaun yang dikoleksinya, yaitu mini dress dengan motif Hokokai, motif batik peranakan yang muncul pada zaman penjajahan Jepang. Motif yang sama juga muncul dalam bentuk cropped jacket berbahan sutera satin, dipadukan dengan rok tumpuk organza. Koleksi pribadi Iwan Tirta juga ditampilkan, berupa two-piecesbermotif Sawunggaling yang dipadukan dengan teknik jumputan khas Palembang. Kemudian, Chossy Latu -designer yang pernah bekerja sama dengan Iwan Tirta- menampilkan koleksi coat batik organza yang pernah ia buat bersama sang maestro. Ada pula motif Nitik yang klasik, serta motif Lokcan atau Phoenix snag pembawa keberuntungan. Sebagai salah satu rangkaian dalam acara “A Tribute To Iwan Tirta” digelar pula koleksi Flapperwork, yang mengambil inspirasi gaya flapper pada dekade 20-an. Masih di tempat yang sama, bolero, balloon dress, dan celana jodhpur, mewarnai koleksi Flapperwork. Aksen tassel, gold coin, dan juga bells, memperkuat gaya flapper yang meriah. Banyak dijumpai tabrak motif pada koleksi Flapperwork. Misalnya motif bunga anggrek yang cantik sebagai coat, dipadukan dengan long dress bermotif burung kesayangan raja, Sawunggaling. Pada koleksi lain, salah satu motif kuno Jlamprang muncul...